1. Definisi Ilmiah Proyeksi
Proyeksi bukan sekadar 'bayangan hitam' yang sederhana, melainkan rekaman geometris dari cahaya yang melewati objek dan jatuh ke bidang datar. Ia mencakup tiga elemen inti:
- Garis Proyeksi (Projection Line)Yaitu cahaya yang menyinari objek.
- Bidang Proyeksi (Projection Plane)Yaitu bidang tempat bayangan muncul (seperti tanah atau dinding).
- Proyeksi (Projection)Yaitu bentuk yang diperoleh di atas bidang proyeksi.
Proyeksi Sentral (Center Projection)Yaitu proyeksi yang dibentuk oleh cahaya yang berasal dari satu titik (sumber cahaya titik, seperti lampu atau api). Karakteristiknya adalah 'besar di dekat, kecil di jauh', sering digunakan dalam seni perspektif.
Proyeksi Paralel (Parallel Projection)Yaitu proyeksi yang dibentuk oleh cahaya paralel (seperti sinar matahari dari jarak jauh). Ini terbagi menjadi:
- Proyeksi MiringYaitu garis proyeksi yang miring terhadap bidang proyeksi.
- Proyeksi Ortogonal (Orthographic)Yaitu garis proyeksitegak lurusterhadap bidang proyeksi. Ini merupakan dasar pembuatan gambar teknik (gambar tiga pandangan).
2. Fondasi Geometri Teknik
Geometri Teknikdibentuk oleh matematikawan PrancisGaspard Monge yang meneliti bagaimana menggunakan proyeksi ortogonal untuk merepresentasikan dan mengembalikan struktur ruang tiga dimensi pada bidang dua dimensi dengan akurat. Dapat dikatakan, tanpa proyeksi ortogonal, tidak akan ada bahasa teknik bagi industri manufaktur modern yang presisi.